Abstract
In raising children, the role of fathers is often overlooked and considered less important. However, some research indicates that a father's role in parenting has a significant impact on a child's development. One parenting approach that can support child development is cooperative parenting, which involves both parents actively participating. In this study, the researcher aims to examine how parents of children with developmental issues perceive cooperative parenting and explore how they implement it. The study involves four respondents, or two pairs of parents. Each pair of respondents has a child with language and speech development issues, as well as a child with Down syndrome. The research method used is qualitative phenomenology and is analyzed through phenomenological descriptive analysis. The sampling technique used is purposive sampling, and data collection is done through direct semi-structured interviews. In this study, the researcher identified six main themes of typical strategies that parents use to collaborate in raising their children and address challenges in child development dynamics: child development challenges, parental roles and collaboration, communication and understanding between partners, approaches to parenting, managing negative child behavior, and interactions and attention to the child. Strong cooperation between parents can provide robust support for a child's development and help address the challenges they face.
---
Abstrak
Dalam mengasuh anak, peran ayah seringkali diabaikan dan dianggap kurang penting. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peran ayah dalam pengasuhan memiliki pengaruh yang signifikan pada perkembangan anak. Salah satu pendekatan pengasuhan yang dapat membantu perkembangan anak adalah cooperative parenting atau pengasuhan yang melibatkan kedua orang tua secara aktif. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengkaji bagaimana orang tua yang memiliki anak dengan permasalahan perkembangan memaknai cooperative parenting dan melihat lebih jauh bagaimana orang tua menerapkannya. Peneliti melibatkan empat orang responden atau dua pasang orang tua. Masing-masing kondisi anak dari kedua pasang responden adalah anak dengan permasalahan perkembangan bahasa dan bicara, dan juga anak dengan kondisi down syndrome. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi serta dianalisis dengan analisis deskriptif fenomenologis. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan penggalian data menggunakan wawancara semi terstruktur secara langsung. Dalam penelitian ini peneliti menemukan enam tema utama strategi yang khas yang dilakukan orang tua untuk bekerja sama dalam mengasuh anak dan menjawab tantangan dalam dinamika perkembangan anak yaitu: tantangan perkembangan anak, peran dan kolaborasi orang tua, komunikasi dan pemahaman antara pasangan, pendekatan dalam pengasuhan anak, mengatasi perilaku negatif anak, dan interaksi dan perhatian kepada anak. Kerja sama yang kuat antara orang tua dapat memberikan dukungan yang kokoh bagi perkembangan anak dan membantu mengatasi tantangan yang dihadapi.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2023 Prosiding Konferensi Mahasiswa Psikologi Indonesia